SISTEM INFORMASI GEOGRAFIS DAERAH ROB TERDAMPAK ROB (Studi Kasus Di Kecamatan Pekalongan Utara Pekalongan)

Agus Ilyas, Wahyu Setianto, Sattriadi Wahyu Binabar

Sari


Kota Pekalongan mengalami masalah serius berkenaan dengan banjir rob yang terjadi dan semakin luas. Rob terjadi karena naiknya apermukaan air laut akibat dari pemanasan global dan turunya permukaan tanah akibat alih fungsi lahan dan pengambilan air tanah yang berlebihan. Pemetaan daerah rob selama ini masih menggunakan kertas dan tidak dapat di update selain itu yang dapat memanfaatkan hanya kalangan tertentu. Sistem informasi geografis pemetaan daerah rob berbasis website dapat menjawab permasalahan diatas. Website di desain responsive sehingga dapat diakses menggunakan smartphone atau android. Website ini diharapkan dapat membantu masyarakat atau pemangku kepentingan dalam mengambil keputusan. Website ini kedapan dapat disempurnakan misalnya dengan menambahkan lokasi pengungsian dan jalur evakuasi yang cepat dan aman.


Teks Lengkap:

PDF

Referensi


Aini, Anisah. 2007. “Sistem Informasi Geografis Pengertian Dan Aplikasinya.” STMIK AMIKOM Yogyakarta, 2–18. http://p3m.amikom.ac.id/p3m/dasi/juni07/02 - STMIK AMIKOM Yogyakarta Sistem Informasi Geografi, Pengertian dan Pemanfaatannya.pdf.

Arifin, Samsul. 2013. “Penyajian Dan Visualisasi Citra Ortho Satelit Landsat Produk Indonesia ’ S National Carbon Accounting System ( Incas ) Dalam Google Earth” 2013 (Sentika).

Haviluddin. 2011. “Memahami Penggunaan UML ( Unified Modelling Language ).” Memahami Penggunaan UML (Unified Modelling Language) 6 (1): 1–15. https://doi.org/10.1017/CBO9781107415324.004.

Mahdia, Faya, and Fiftin Noviyanto. 2013. “Pemanfaatan Google Maps API Untuk Pembangunan Sistem Informasi Manajemen Bantuan Logistik Pasca Bencana Alam Berbasis Mobile Web (Studi Kasus : Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kota Yogyakarta ).” Jurnal Sarjana Teknik Informatika 1 (1): 162–71.

Masykur, Fauzan. 2014. “Implementasi Sistem Informasi Geografis Menggunakan Google Maps Api Dalam Pemetaan Asal Mahasiswa.” Jurnal SIMETRIS 5 (2): 181–86.

Munir, Agus Qomaruddin. 2014. “Bencana Alam Menggunakan Google Maps.” Sistem Informasi Geografi Pemetaan Bencana Alam Menggunakan Google Maps 9 (1): 1–10. https://doi.org/10.1016/j.bbapap.2010.02.012.

Pressman, Roger S. 2009. Software Engineering A Practitioner’s Approach 7th Ed - Roger S. Pressman. Software Engineering A Practitioner’s Approach 7th Ed - Roger S. Pressman. https://doi.org/10.1017/CBO9781107415324.004.

Sunarti2, Wanti Sitanggang1 dan, and 1Mahasiswa. 2013. “Bandengan, Kelurahan Utara, Pekalongan” 2 (4): 905–13.

Susanto, Arief, Ahmad Kharis, and Tutik Khotimah. 2016. “Sistem Informasi Geografis Pemetaan Lahan Pertanian Dan Komoditi Hasil Panen Kabupaten Kudus.” Jurnal Informatika 10 (2). https://doi.org/10.26555/jifo.v10i2.a5065.

Tahun, Pekalongan, Ali Wijaya, Departemen Perencanaan, Fakultas Teknik, and Institut Teknologi Sepuluh. 2017. “Analisis Perubahan Penggunaan Lahan Di Kota” 6 (2): 417–20.

Yuliani, Sylvia Tri, Bambang Sudarsono, and Arwan Putra Wijaya. 2016. “Aplikasi Sistem Informasi Geografis (Sig) Untuk Pemetaan Pasar Tradisional Di Kota Semarang Berbasis Web.” Jurnal Geodesi Undip 5 (2): 208–2016. https://ejournal3.undip.ac.id/index.php/geodesi/article/view/11606.

Yunarto dan Anggun Mayang Sari. 2016. “INDEKS KERENTANAN SOSIAL DI WILAYAH TERDAMPAK BANJIR/ROB DI KAWASAN PANTAI KOTA SEMARANG,” 978–79.

Zichar, Marianna. 2012. “Geovisualization Based upon KML” 3 (1): 19–26.


Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.