IMPLEMENTASI ALGORITMA EOQ DAN ROP UNTUK MEMAKSIMALKAN PERSEDIAAN BENANG PADA KERAJINAN KAIN JEBLOS (KAIN ATMB)

IMPLEMENTASI ALGORITMA EOQ DAN ROP UNTUK MEMAKSIMALKAN PERSEDIAAN BENANG PADA KERAJINAN KAIN JEBLOS (KAIN ATMB)

Penulis

  • Indrayanti Institut Widya Pratama
  • Eny Jumiati Institut Widya Pratama
  • Nur Ika Royanti Institut Widya Pratama

DOI:

https://doi.org/10.47775/ictech.v20i1.334

Kata Kunci:

EOQ, ROP, Persediaan, ATBM, Manajemen Persediaan

Abstrak

Industri kerajinan kain jeblos yang menggunakan Alat Tenun Bukan Mesin (ATBM) memainkan peran penting dalam pelestarian budaya dan mendorong pertumbuhan ekonomi di daerah tersebut. Namun, pengelolaan persediaan benang yang tidak efektif, baik karena kelebihan stok maupun kekurangan bahan baku, sering menyebabkan proses produksi terganggu. Dalam penelitian ini, metode Economic Order Quantity (EOQ) dan Reorder Point (ROP) digunakan sebagai solusi ilmiah dalam manajemen rantai pasok untuk mengoptimalkan sistem pengelolaan stok benang. EOQ menentukan jumlah pemesanan benang yang paling ekonomis, dan ROP menentukan titik pemesanan ulang untuk mencegah kehabisan stok selama proses produksi.Salah satu unit usaha kerajinan kain jeblos di Indonesia menjadi subjek studi kasus dalam penelitian ini, yang dilakukan dengan pendekatan kuantitatif. Permintaan benang per periode, biaya pemesanan, biaya penyimpanan, dan waktu pemesanan adalah semua data yang dianalisis. Penelitian ini menemukan bahwa metode EOQ dan ROP sangat efektif dalam meningkatkan efisiensi logistik, menjaga ketersediaan bahan baku secara tepat waktu, dan mendukung keberlanjutan industri kain konvensional. Hasil perhitungan menunjukkan bahwa penerapan EOQ dan ROP secara signifikan dapat menurunkan biaya total persediaan serta mengurangi risiko keterlambatan produksi.

Referensi

Fanani, S., Fauji, D. A. Y., & Hakimah, E. M. (2020). Optimasi Biaya dan Persediaan Bahan Baku dengan Kombinasi Metode EOQ, Safety Stock, dan ROP (Studi Kasus pada Industri Rumahan).

Rizky, N. (2021). Model Joint Economic Lot Size untuk Sistem Produksi Tidak Sempurna dengan Permintaan Probabilistik, Percepatan Lead-Time, dan Pick-Up.

Kusumawardhani, N. A. (2022). Model Penentuan Ukuran Lot Gabungan dalam Sistem Rantai Pasok Single Vendor-Multi Buyer (Studi Kasus: UMKM Batik X).

Hutabarat, G. A. B. (2024). Analisis Pengendalian Bahan Baku Menggunakan Metode EOQ pada UKM Sibayak Ketaren Rattan.

Panjaitan, D. M. (2025). Peramalan Persediaan Bahan Baku Rotan dengan Metode EOQ di Industri Kerajinan Tangan.

Novriansyah, M. M. (2024). Pemilihan Bahan Baku Ideal Beserta Alternatifnya menggunakan AHP dan TOPSIS.

Diterbitkan

2025-04-30

Cara Mengutip

Indrayanti, Jumiati, E. ., & Royanti, N. I. . (2025). IMPLEMENTASI ALGORITMA EOQ DAN ROP UNTUK MEMAKSIMALKAN PERSEDIAAN BENANG PADA KERAJINAN KAIN JEBLOS (KAIN ATMB): IMPLEMENTASI ALGORITMA EOQ DAN ROP UNTUK MEMAKSIMALKAN PERSEDIAAN BENANG PADA KERAJINAN KAIN JEBLOS (KAIN ATMB). IC Tech: Majalah Ilmiah, 20(1), 22–27. https://doi.org/10.47775/ictech.v20i1.334